• bawasda1.jpg

Surat Keputusan Standar Opersional Prosedur

KEPUTUSAN BUPATI PINRANG

Nomor :  3 TAHUN 2013

T E N T A N G 

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP ) PEMERIKSAAN

LINGKUP INSPEKTORAT KABUPATEN PINRANG

 

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI PINRANG

 

 BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

 

Dalam Peraturan Bupati ini, yang dimaksud dengan : 

  1. Daerah adalah Kabupaten Pinrang;
  2. Pemerintah Daerah Kabupaten Pinrang adalah Bupati Pinrang;
  3. Bupati adalah Bupati Pinrang;
  4. Wakil Bupati adalah Wakil Bupati Pinrang;
  5. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD atau sebutan lain adalah lembaga perwakilan rakyat daerah sebagai unsur penyelenggaraan pemerintah daerah;
  6. Inspektorat adalah Inspektorat Kabupaten Pinrang
  7. Inspektur adalah Inspektur Kabupaten Pinrang;
  8. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang selanjutnya disingkat SKPD adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pinrang;
  9. Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelaksanaan Pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Pinrang yang selanjutnya disebut SOP adalah merupakan pedoman untuk melaksanakan pemeriksaan dilingkungan Inspektorat Kabupaten Pinrang untuk memperoleh pengawasan yang berkualitas.

 

BAB II

MAKSUD DAN TUJUAN

 Pasal 2

Maksud SOP ini adalah sebagai pedoman untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan yang akan dipergunakan dilingkungan Inspektorat Kabupaten Pinrang.

Pasal 3

Tujuan Standar Operasional Prosedur (SOP) :

  1. Menyamakan persepsi dan langkah dalam melaksanakan tugas pemeriksaan;
  2. Sebagai acuan dasar dalam pelaksanaan pemeriksaan dan;
  3. Untuk meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan.

BAB III

RUANG LINGKUP

Pasal 4

Ruang Lingkup SOP ini berlaku bagi:

  1. Seluruh aparat pemeriksaan dilingkungan Inspektorat Kabupaten Pinrang yakni:
    1. Pejabat Struktural Eselon III & IV;
    2. Pejabat fungsional Auditor;
    3. Pejabat Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD); dan
    4. Staf dilingkungan Inspektorat Kabupaten Pinrang.
  2. Aparat pengawasan fungsional lainnya dalam bentuk MOU. 

BAB IV

PELAKSANAAN PEMERIKSAAN

Pasal 5

Pelaksanaan SOP secara terinci tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Peraturan Bupati ini.

 

BAB V

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 6

Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Bupati Pinrang ini, mengacu kepada standar, norma dan ketentuan yang berlaku umum untuk internal audit/ APIP.

 Pasal 7

Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Pinrang.

 

Ditetapkan di Pinrang

Pada tanggal 02 Januari 2013      

 

                                                                                                                       BUPATI PINRANG,

 

 

                                                                                                                        ASLAM PATONANGI

 

 

 

 

 

Diundangkan di Pinrang

Pada tanggal

  

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN PINRANG,

 

 

  

 SYARIFUDDIN, SIDE

 

 

 

 BERITA DAERAH KABUPATEN PINRANG NOMOR 

TAHUN 2013